Ketika 5W1H Tak Cukup Lagi
Kemarin sore saya iseng membeli koran pada seorang tukang koran yang lewat. Tukang Koran itu bersepeda, menjajakan dagangannya dengan berteriak hingga suaranya parau; “koran! koran!”. Saya lihat koran di keranjangnya masih bertumpuk. “Udah ada internet, mas. Orang jadi malas beli koran.” Ia menjelaskan tentang dagangannya yang masih menumpuk itu. “Saya kalau bawa Kompas 125 eksemplar. Ngabisin 100 biji aja susahnya minta ampun”, lanjutnya. Media cetak tengah menghadapi ancaman persaingan dari serbuan televisi, radio, dan internet. Hari ini praktis tak ada orang mendapatkan breaking news dari suratkabar. Orang mengandalkan media elektronik. Suratkabar tak bisa bersaing cepat dengan media elektronik. Tapi media cetak punya kekuatan sendiri. Letaknya pada kedalaman reportasenya. Suratkabar bisa berkembang bila ia menyajikan berita yang mendalam dan analitis. Tom Wolfe, seorang wartawan Amerika, pada tahun 1973 meluncurkan antologi berjudul The New Journalism. Ia menyebut art...