Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2015

Membajak Film dengan Popcorn Time, Nenek Saya Juga Bisa!

Sekarang banyak banget pebisnis hiburan seperti Itunes, Netflix, Google Play Movies, Amazon, Hulu Plus, HBO GO, BBC.. Jika kita amati, mereka semua memiliki core bisnis yang sama: menawarkan layanan konten video yang mudah dan cepat. Pola bisnis mereka sama: meminta user membayar biaya langganan untuk mengakses konten. Tapi apa yang terjadi ketika ada pembajak yang baik hati, menawarkan layanan serupa? Kasarnya, tampilan senyaman itunes, tapi isinya konten bajakan semua, boleh anda nikmati secara gratis dan mudah. Tidak perlu repot menunggu download usai, tinggal pencet play.

Seperti yang saya tulis sebelum ini, ada layanan pembajak film yang begitu gampang digunakan, namanya Popcorn Time. Layanan Popcorn Time ini luar biasa gampang digunakan, bahkan kayaknya nenek saya yang sempat ngalamin penjajahan jaman jepang pun bisa memakainya. Tinggal klak klik sebentar, film bajakan siap dinikmati.

Tersedia untuk PC, maupun IOS serta Android, Popcorn Times menawarkan film dan serial dengan j…

Para Pengancam Hollywood

Industri perfilman Hollywood selalu menghadapi ancaman dari para pembajak. Situs-situs torrent tentunya memiliki andil besar dalam hal ini. Tapi belakangan ada modus baru yang lebih menyenangkan daripada torrent, baik yang legal maupun yang super ilegal. Saya akan sebut dua saja untuk mewakili masing-masing entitas tersebut: Netflix & Popcorn Time.

Netflix 

Situs ini merupakan salah satu situs yang pertumbuhan usernya sangat cepat. Layanan Netflix memberikan servis streaming dengan koleksi konten yang sangat besar. Koleksi yang legal tentu saja. Karena legal, menonton di Netflix jadi lebih nyaman, tanpa rasa berdosa. Dengan koleksi konten film dan serial TV nya yang segudang, belum lagi dengan original series nya yang sangat bagus seperti House of Cards dan Orange is the new Black, Netflix jelas menebar ancaman. Mungkin yang paling deg-degan bukan Hollywood, tapi perusahaan TV kabel semacam HBO dan kawan-kawan. 

Untungnya, Netflix belum membuka akses nya di Indonesia. Perusahaa…