Skip to main content

Meminjam Pistol Anton Chekhov

"If in the first act you have hung a pistol on the wall, then in the following one it should be fired. Otherwise don't put it there." (Anton Chekhov)

Ada beberapa alat yang bisa dipakai untuk membuat sebuah kisah fiksi menjadi menarik. Salah satu alat tersebut bisa kita pinjam dari Anton Chekhov, sastrawan besar Rusia itu. Chekhov dengan senang hati akan meminjamkan pistolnya kepada para penulis fiksi. Chekhov akan meminjamkannya, sambil mengancam, "Jangan kau taruh hal-hal tak penting di dalam cerita yang akan kau tulis!"

Sedemikian kerasnya Chekhov memperingatkan kita, hingga ia menekankan ujung pistolnya pada pelipis kita. Lalu kita dengan sangat hati-hati, menerima pemberian Chekhov itu, kita genggam erat-erat senjata itu. Sambil menimang-nimang senjata itu, kita bertanya-tanya, apa gerangan kesaktian senjata Chekhov ini sebenarnya?

Dalam bahasa inggris, senjata milik Chekhov itu disebut sebagai Chekhov's Gun.
Bila diterjemahkan secara bebas, Chekhov's Gun ini bisa diartikan sebagai alat berkisah, yakni penulis menempatkan sesuatu di awal cerita, yang nantinya akan menjadi hal yang sangat penting.

"Jangan kau taruh hal-hal tak penting di dalam cerita yang akan kau tulis!" ujar Checkhov sekali lagi. Kira-kira memang begitu aturannya jika ingin memakai alat ini. Jika tidak hati-hati dalam memakainya, penulis bisa menjerumuskan ceritanya dalam plot yang berlubang, yaitu, cerita yang runtutan kejadiannya senjang.

Seorang penulis tidak perlu menjelaskan tentang sebuah pistol terletak di meja, kecuali bila nantinya pistol tersebut mempunyai peranan dalam cerita, misalnya, dipakai bunuh diri oleh seorang tokoh. Tujuannya adalah supaya tidak banyak berpanjang-panjang kata. Cerita yang baik tentunya yang efektif dan efisien, yang tidak melelahkan dibaca. Maka, segala sesuatu yang dijelaskan dalam cerita, harus memiliki peranan dalam cerita.

Ada dua efek yang bisa ditimbulkan oleh Chekhov's Gun.

Yang pertama, apabila alat tersebut berhasil menyita perhatian pembaca. Alat ini akan membuat pembaca menduga-duga, apa yang akan terjadi selanjutnya. Suspense terbangun, dan pembaca menyukainya.

Yang kedua, apabila alat tersebut terkesan dijelaskan sambil lalu. Ketika nantinya alat ini ternyata mempunyai peranan yang signifikan dalam cerita, pembaca akan terkejut, dan pembaca pun menyukainya.

Misalnya, seperti yang dilakukan J.K Rowling dalam serial Harry Potter.

Dalam serial Harry Potter, dikisahkan tentang tikus peliharaan Ron Weasley, yang bernama Scabbers. Di awal cerita, kita hanya diberitahu bahwa Scabbers adalah tikus tua yang pemalas, kerjaannya hanya tidur melulu. Ron sebetulnya tidak menyayangi Scabbers, karena ia sebenarnya mengharapkan burung hantu sebagai peliharaannya, bukan tikus tua pemalas macam Scabbers. Tapi lihat, seiring cerita berjalan, Scabbers ternyata adalah jelmaan Peter Pettigrew yang sedang menyamar. Terkuaknya penyamaran ini membuka selubung kisah yang besar, yang mengembalikan nama baik Sirius Black dihadapan tokoh-tokoh protagonis.

J.K Rowling gemar memakai Chekhov's Gun. Petualangan pertama Harry Potter pun tak lepas dari senjata Checkov, yakni, penampakan Nicolas Flamel pada kartu hadiah cokelat kodok yang kerap memuat profil-profil penyihir besar. Di akhir kisah, ternyata Nicolas Flamel adalah sosok penting yang menciptakan batu bertuah.

Popular posts from this blog

Saatnya Spotify, Saatnya Cari Spot Jodoh, Mblo!

Ada jamannya sewaktu internet belum begitu semarak, jejaring pertemanan masih dikuasai Friendster (buat yang alay), dan Myspace (buat yang anak band). Jaman Raditya Dika blog nya masih lucu dan segar, jaman belum ada tumblr, yang ada cuman multiply. Waktu itu, internet belum terlalu mendarah daging, bahkan warnet-warnet harus menaruh folder khusus berisi film-film syur berformat 3gp guna menarik perhatian khalayak.
Di jaman serba ga enak itu, ada sebuah situs yang menggeliat. Situs itu bernama last.fm. Situs dengan premis sederhana, memamerkan playlistmu kepada dunia. Biar orang tahu seberapa keren dan seberapa tinggi selera musikmu. Last.fm sesungguhnya adalah sebuah database musik nan ciamik. Band-band kecil pun bisa muncul disitu, nampang bareng Radiohead, Blur, atau segudang musisi beken lainnya.
Itu kalau buat yang punya band. Kalau buat orang biasa kayak kita-kita? Ya buat cari jodoh, tho!
Dulu ada kegiatan khas anak muda jomblo yang sok keren. Beli iPod shuffle, kemudian diisi den…

Mitos Pencuri Buah

Buah itu rasanya kecut, membuat lidah serasa dicubit, sensasinya mirip seperti kalau kamu menggigit jambu monyet. Bentuknya bulat, seperti tomat kecil, warnanya jingga.

“Cobalah, ini enak kalau dibuat rujak” kata seorang teman pada seorang teman yang lain, anak baru dari jawa.

Digigitnya buah itu, lalu teman baru dari jawa itu memuntahkannya seketika.

“Nggak enak! Sepet!!” katanya. Kami semua tertawa, selalu menyenangkan 'menyiksa' kawan baru dengan buah dari pohon perdu ini. Kami tidak bisa membayangkan bagaimana reaksinya kalau kawan baru ini ditawari makan buah Kecacil, yang rasanya kecut luar biasa.

Bekul, demikian orang Bali menyebut nama buah itu. Pohonnya yang pendek penuh duri, dulu mudah ditemui di sepanjang perjalanan menuju pantai kuta. Tepatnya di perkampungan di sebelah barat jalan legian. Belakangan saya temui, nama latin buah ini ‘Ziziphus mauritiana‘.


“Sebaiknya jangan banyak banyak makan buah bekul, bisa sempengot!” begitu nasehat kami dulu. Teman bar…

Begini cara saya membuat media center secara murah

Saya gemar menonton film. Sebagian besar isi harddisk di laptop saya habis terpakai untuk menyimpan file-file film dan serial TV. Suatu hari saya bosan menonton film di laptop. Saya ingin menonton film dan serial dari layar TV saja. Syukurlah sekarang sudah ada berbagai perangkat yang memungkinkan saya memutar film di laptop tapi munculnya di layar TV.

Perangkat yang saya maksud disini tak lain tak bukan ialah Chromecast. Ia adalah perangkat kecil yang memungkinkan laptop dan gadget berkomunikasi dengan TV. Singkatnya, membuat TV biasa menjadi berasa kayak Smart TV. Syarat utamanya: ada jaringan wifi.

Perangkat mini ini bekerja dengan sangat baik. Buat pemalas kayak saya, alat ini membuat hidup saya tambah bahagia sedikit. Nonton video-video streaming dari gadget, tapi hasil streamingnya tersaji di TV. Iklan-iklan Youtube juga jadi hilang kalau diputarnya via Chromecast. Menyenangkan sekali.

Bagaimana dengan memutar film-film dari laptop? Tentunya banyak pilihannya. Banyak yang grati…